Angka kasus positif Covid-19 varian Omicron di Indonesia semakin meningkat. Meski disebutkan gejala yang disebabkan tidak berat dibanding varian lainnya, namun masyarakat diingatkan untuk tidak menganggapnya sepele.

Dikatakan oleh Dirjen World Health Organization (WHO), Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebutkan bahwa pernyataan tersebut merupakan tanggapan atas sejumlah studi yang menyimpulkan bahwa Delta dan varian asli.

Namun, bukan berarti masyarakat boleh lengah begitu saja, karena Omicron dapat menimbulkan risiko berat.

 

 

Omicron Tetap Dapat Meningkatkan Risiko Kematian

Credit Image - ceklissatu.com

WHO menyebut ancaman yang dihasilkan Omicron sama seperti varian lainnya. Omicron dapat menyebabkan orang dirawat di rumah sakit dan menyebabkan risiko kematian. Untuk itu, kamu tidak boleh menganggapnya sepele.

Pada saat yang sama, kembali menyoroti kesenjangan terhadap akses vaksin COVID-19. Berdasarkan prediksi WHO, akan ada 109 negara yang gagal memenuhi target untuk memvaksinasi 70 persen populasinya pada Juli nanti. 

Tidak kalah menyedihkan, WHO juga menyayangkan ada 36 negara yang bahkan belum mampu memvaksinasi 10 persen populasinya hingga akhir 2021.

 

Ancaman Lain dari Omicron Merupakan Lahirnya Varian yang Lebih Mematikan

WHO Eropa mengingatkan bahwa ancaman nyata dari Omicron adalah risiko lahirnya varian baru yang lebih mematikan. Semakin banyak Omicron menyebar, semakin banyak replikasi, semakin besar kemungkinan untuk melahirkan varian baru.

Omicron dapat menyebabkan kematian, mungkin ancamannya lebih sedikit daripada Delta, tapi siapa yang tahu ini merupakan awal dari varian berikutnya. Namun, di sisi lainnya, semakin banyak orang yang terinfeksi Omicron, semakin banyak pula orang yang dirawat di rumah sakit.

Dampaknya adalah semakin banyak orang dengan penyakit parah yang berakhir di rumah sakit, atau mungkin meninggal. Bahkan, di negara dengan sistem kesehatan yang canggih dan berkapasitas baik, mereka berjuang habis-habisan saat ini. Dan hal ini kemungkinan akan terjadi di seluruh wilayah saat Omicron melonjak.

 

Namun, Omicron Tak Sebabkan Kerusakan Parah pada Paru-Paru

Credit Image - klikdokter.com

WHO menyoroti beberapa studi yang menyimpulkan bahwa varian Omicron memicu gejala lebih ringan dibanding varian sebelumnya. Dilihat, semakin banyak penelitian yang menunjukkan bahwa Omicron menginfeksi saluran pernapasan bagian atas, tapi tidak sampai menyebabkan pneumonia parah – seperti varian lainnya.

Yang dikhawatirkan, yaitu daya transmisi Omicron yang sangat tinggi. Selain itu, diprediksikan bahwa dalam beberapa waktu ke depan, Omicron akan menjadi varian dominan di berbagai negara.

Berkaitan dengan vaksin, sayangnya masih terlalu dini untuk menyimpulkan bahwa hanya vaksin tertentu yang ampuh melawan Omicron. Keterangan yang sama juga berlaku untuk vaksinasi booster. Dan, keputusan seputar vaksin memerlukan koordinasi global dan tidak boleh diserahkan kepada sektor komersial untuk memutuskan sendiri.

 

Tetap Gencarkan Langkah Pencegahan Untuk Hindari Risiko Infeksi Omicron

Cara terbaik untuk mengindari risiko paparan virus corona varian Omicron, yaitu dengan memperoleh vaksinasi.

Biar perlindungan diri semakin optimal, kamu disarankan untuk menerapkan pola hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan istirahat yang cukup. Hidup sehat – dapat bantu jaga imunitas tubuh tetap kuat. Dan, lengkapi hidup sehat dengan rutin mengonsumsi multivitamin, seperti Enervon-C dan Enervon Active.

Multivitamin Enervon-C memiliki berbagai kandungan, yaitu Vitamin C, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, dan Kalsium Pantotenat ini dapat membantumu menjaga daya tahan tubuh agar tidak mudah sakit.

Nah, kamu bisa minum Enervon-C Effervescent — dengan kandungan Vitamin C lebih tinggi, yaitu 1000 mg untuk berikan perlindungan ekstra dan sensasi rasa segar sepanjang hari.

Namun, jika kamu memiliki masalah lambung yang cukup sensitif, maka direkomendasikan untuk mengonsumsi Enervon Active – dengan kandungan non-acidic Vitamin C 500 mg, Vitamin B Kompleks (Vitamin B1, Vitamin B2, Vitamin B6, Vitamin B12), Niacinamide, Kalsium Pantotenat, dan Zinc dapat menjaga stamina tubuh, sekalius mengoptimalkan kinerja sistem imun.

Untuk mendapatkan produk multivitamin Enervon yang asli, pastikan untuk membelinya dari official store yang terdapat di e-commerce seperti Tokopedia, Shopee, Lazada, dan BukaLapak. Atau kunjungi drug store dan apotek terdekat.

 

Meski gejala yang ditimbulkan varian Omicron tidak terlalu berat, namun bukan berarti masyarakat boleh lengah. Tetap lakukan langkah pencegahan, ketatkan prokes, dan jaga selalu kekebalan tubuh!

 

 

Featured Image – thestar.com

Source – idntimes.com