Luka Sulit Sembuh Bisa karena Kurang Vit C, Ini Penyebab & Solusinya
Luka adalah rusaknya kulit atau jaringan tubuh lain yang umumnya memang berupa luka terbuka. Tapi luka juga bisa dialami oleh internal tubuh pada beberapa kasus khusus. Kali ini kita akan membahas lebih dalam soal luka luar yang berhubungan dengan kulit paling luar. Sebagian besar luka minor akan sembuh dengan sendirinya dengan perawatan dari rumah. Hal yang perlu diwaspadai adalah jika luka sulit sembuh karena salah satu risikonya bisa berupa infeksi yang lebih serius. Tahukah kamu bahwa kekurangan vitamin C bisa menjadi salah satu penyebab luka sulit sembuh? Simak penjelasan lengkap dan solusinya berikut ini.
Luka Sulit Sembuh dan Faktornya
Luka terbuka dikatakan sulit sembuh tidak hanya dilihat dari luka yang tidak kunjung tertutup atau sering dikenali dengan munculnya krusta atau bekas luka. Perbaikan kulit yang lambat dan/atau kulit terluka yang sudah sembuh tapi mudah kambuh akibat gesekan ringan juga bisa disebut sebagai luka sulit sembuh.
Perlu dipahami bahwa luka pada kulit akan melalui beberapa proses sebelum menjadi krusta (koreng). Pertama, pembuluh darah akan mengecil agar kita tidak kehilangan lebih banyak darah. Kemudian sel darah trombosit yang bertugas untuk membekukan darah akan berkumpul dan membentuk gumpalan. Lalu sel darah putih akan dikirimkan lebih banyak pada area yang terluka untuk melawan bakteri dan benda asing (mikroba) lain. Proses ini juga beriringan dengan terbentuknya sel kulit baru yang tumbuh pada area tersebut.
Proses pembentukan sel kulit baru ini membutuhkan protein bernama kolagen. Nantinya, kolagen akan membantu sisi kulit yang terbuka untuk menutup. Baru kemudian pembuluh darah akan mengalirkan darah pada jaringan kulit yang baru.
Dari penjelasan tersebut, ada beberapa faktor yang akan memengaruhi proses penyembuhan luka. Di antaranya perdarahan yang tidak kunjung selesai, banyaknya sel kulit mati yang menghambat, usia lanjut, serta efek samping obat tertentu yang sedang dikonsumsi.
Perlu dipahami juga bahwa luka terbuka pada kulit harus dipulihkan dengan cara yang tepat dan secepat mungkin untuk mencegah infeksi dan komplikasi. Salah satu tanda dari kondisi ini adalah tubuh mulai merasa demam dan nyeri pada area selangkangan dan ketiak.
Penyebab Luka Sulit Sembuh
Terdapat banyak kemungkinan penyebab luka sulit sembuh. Bahkan sebagian penyebab terjadi karena gaya hidup dan kebiasaan yang kurang baik. Pahami beberapa kemungkinan penyebabnya dalam pembahasan ini.
Pertama, infeksi yang sudah terlanjur terjadi, baik pada area lain maupun area di sekitar luka tersebut. Apabila hal ini yang terjadi, sistem imun tubuh akan fokus untuk menyelesaikan infeksi terlebih dahulu dibanding menyembuhkan luka. Untuk itu, performa sel imun akan sangat dibutuhkan dalam kondisi ini.
Kedua, kondisi kesehatan lain seperti diabetes dan anemia juga bisa menjadi penyebab luka sulit atau lambat untuk sembuh. Penyakit tersebut menghambat aliran darah menuju area yang terluka. Sirkulasi darah yang buruk, baik karena adanya penyumbatan pembuluh darah pada area lain maupun karena kurangnya ketersediaan darah dalam tubuh, bisa menghambat penyembuhan luka.
Ketiga, kekurangan nutrisi tubuh juga berpengaruh pada proses penyembuhan luka lho. Selain mendukung kerja dari sistem imun dengan tersedianya energi, nutrisi tubuh yang terpenuhi juga akan mendukung proses penguatan otot, pembentukan sel kulit baru, hingga mencegah komplikasi dan infeksi. Beberapa jenis nutrisi yang dimaksud adalah vitamin C, vitamin E, protein, mineral zinc, dan mineral magnesium.
Photo by MART PRODUCTION: https://www.pexels.com/photo/person-with-wound-on-his-nose-7699397/
Lebih Detail Soal Kekurangan Vitamin C yang Membuat Luka Sulit Sembuh
Masih ingat soal peran kolagen dalam menyembuhkan luka terbuka pada kulit? Kabar baiknya adalah tubuh kita mampu memproduksinya sendiri lho. Salah satu komponen yang dibutuhkan tubuh dalam memproduksi kolagen adalah vitamin C. Dari banyaknya fungsi dan peran yang diberikan vitamin C untuk tubuh, mikronutrien ini mampu mendukung keseluruhan proses penyembuhan luka dalam beberapa mekanisme.
- Vitamin C mampu mendukung tubuh mendapatkan protein kolagen dengan cukup setiap harinya. Bahkan setelah luka benar-benar kering, kolagen akan terus dibutuhkan dalam menghilangkan bekas luka yang tersisa.
- Lalu, vitamin C juga berperan dalam proses kulit memperbaiki jaringan yang rusak bernama sintesis kolagen.
- Kemudian dari segi sistem imun, vitamin C berperan sebagai antioksidan dan membantu melawan patogen pembawa penyakit. Termasuk bakteri atau virus yang kemungkinan besar masuk melalui luka terbuka selama belum menutup sepenuhnya. Selain itu, mikronutrien ini juga mendukung performa sistem imun dalam menyelesaikan masalah infeksi.
Sampai sini tentu kamu menjadi lebih paham betapa pentingnya vitamin C bagi proses penyembuhan luka dan pemulihan tubuh yang sedang sakit dan/atau rentan.
Tips Memenuhi Kebutuhan Vitamin C Harian untuk Penyembuhan Luka Lebih Cepat
Seperti yang sudah disebutkan di atas, vitamin C memang termasuk dalam mikronutrien. Artinya, tubuh kita membutuhkannya dalam jumlah yang kecil. Meskipun begitu, jangan remehkan pemenuhannya setiap hari secara oral karena tubuh kita tidak bisa memproduksi sendiri vitamin C. Terdapat dua cara utama yang efektif dan aman dilakukan untuk melengkapi vitamin C harian.
- Makanan Utama yang Tinggi akan Vitamin C
Cara pertama dan yang paling disarankan oleh ahli kesehatan adalah melalui makanan utama sehari-hari. Beberapa jenis makanan yang kaya akan vitamin C adalah jambu biji, jeruk, stroberi, kiwi, tomat, brokoli, paprika, serta buah dan sayuran lain yang biasanya berwarna cerah. Hindari minum teh, kopi, atau susu setelah mengonsumsi makanan tersebut agar tidak mengganggu proses penyerapan vitamin C oleh tubuh.
- Konsumsi Suplemen Vitamin C
Kebutuhan vitamin C harian orang dewasa yang disarankan tim kesehatan adalah minimal 75-90 mg per hari dan tidak boleh lebih dari 2000 mg. Apabila kamu ingin memastikan jumlahnya cukup, maka konsumsi suplemen vitamin C juga termasuk aman dilakukan. Terutama jika seseorang membutuhkan lebih banyak asupan vitamin C seperti saat melalui proses pemulihan dari sakit atau saat penyembuhan luka. Selain praktis untuk memenuhi kebutuhan vitamin C harian, suplemen biasanya juga mengandung multivitamin dan mineral lain yang sekaligus akan melengkapi varian nutrisi penting. Khusus untuk vitamin C, carilah produk yang tidak mengandung dosis besar dan sudah memiliki BPOM.
Rekomendasi Suplemen Vitamin C Terpercaya
Menyambung topik di atas, salah satu produk yang banyak direkomendasikan untuk keluarga adalah Enervon-C Tablet. Suplemen multivitamin dan mineral ini akan memberikan kamu asupan vitamin B kompleks, niacinamide, dan kalsium pantotenat. Kandungan 500 mg vitamin C yang ada di dalamnya bisa kamu dapatkan hanya dengan konsumsi satu tablet per hari.
Jika kamu sedang dalam masa pemulihan dan penyembuhan luka, dapatkan produk ini melalui akses mudah di toko resmi Darya Varia secara online. Selain Tokopedia, kamu juga bisa mendapatkannya dari Shopee dan Lazada. Ayo hindari luka sulit sembuh bersama Enervon!
Referensi:
- Better Health. Wounds - how to care for them. Diakses dari https://www.betterhealth.vic.gov.au/health/conditionsandtreatments/wounds-how-to-care-for-them
- Julie Roddick. 2023. Open Wound. Diakses dari https://www.healthline.com/health/open-wound
- WebMD. 2023. Health Benefits of Collagen. https://www.webmd.com/diet/collagen-health-benefits
- Organika Health. 2022. Why Vitamin C And Collagen Are Better Together. https://organika.com/blogs/the-o-life/vitamin-c-collagen-better-together